Archive for August 14th, 2010

8 KEISTIMEWAAN BULAN RAMADHAN

ALHAMDULILLAH Saat ini kita telah menginjak pada hari keempat berpuasa, semoga amalan-amalan di hari-hari yang lalu menjadi bekal yang cukup sebagai tabungan di hari akhir nanti. Nah kawan-kawanku sekalaian bagaimana dengan puasa anda????

Ketika jumat siang saya membaca Koran, terdapat artikel yang sangat menarik untuk dibaca dan di pahamai. Maka dari itu tidak ada salahnya saya mengimport ulang artikel tersebut kedalam blog ini, karena mungkin kepada orang yang membacanya diharapkan bertambah imannya. Artikel yang saya import adalah artikel yang berjudul tentang keistimewaan ramadhan.Berikut adalah isi dari artikel tersebut :

Rasulullah saw memberikan sambutanya menjelang ramadhan “ Wahai segenap manusia, telah datang kepada kalian bulan yang agung penuh berkah bulan yang didalamnya terdapat satu malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. Allah menjadikan puasa disiang harinya sebagai kewajiban, dan qiyam di malam harinya sebagai sunnah. Barang siapa menunaikan ibadah yang difardukan, amak pekerjaannya itu setara dengan orang yang mengerjakan 70 kewajiban.

Ramadhan merupakan bulan kesabaran dann balasan kesabaran adalah surga. Ramadhan merupakan bulan santunan, yang dimana Allah swt melaoangkan rezekinya setiap hambanya. Barangsiapa yang memberikan hidangan berbuka bagi orang yang berpuasa, maka akan diampuni dosanya, dan dibebaskan dari belenggu neraka, serta mendapat pahala setimpal dengan orang yang berpuasa tanpa mengurangi pahala orang tersebut..(HR Khuzaimah)

Sambutan Nabi Muhammad saw ini merupakan teladan bagi umatnya dalam menghadapi bulan ramadhan. Sambutan hangat penuh kegembiraan yang beliau sampaikan menunjukan perlunya tarhib ramadhan seperti khutbah Nabi ini ditradisikan kaum muslimin. Jika ada satu momen di mana kepala Negara menyampaikan pidatonya , tentulah momen tersebut merupakan momen paling istimewa. Demikian pula dengan ramadhan yang penuh dengan keunggulan dan kemuliaan.

Dari hadist tersebut Nabi kita menyebutkan 8 keistimewaan ramadhan dibandingkan bulan-bulan lainnya yaitu:

1 Syahrun Azhim( bulan yang penuh agung)

Azhim adalah nama sifat dari Allah swt . Namun juga digunakan untuk menunjukan kekaguman terhadap kebesaran dan kemuliaan sesuatu. Sesuatu yang diagungkan Nabi tentulah memiliki nilai yang jauh lebih besar dan sangat mulia dengna sesuatu yang diagungkan oleh manusia biasa. Alasan mengagungkan bulan ramadhan adalh karena Allah juga menagungkan bulan ini. Firman Allah “ Waman yu’azhim sya’iirillah fa-innahha mintaqwal quluub”, barangsiapa mengagungkan syiar-syiar agama Allah, maka itu datang dari hati yang bertakwa. Diagungkan Allah karena pada bulan inilah Allah mewajibkan puasa sebagai salah satu dari rukun islam. Allah swt kemudian memberikan kemurahan, kasih sayang dan kemudahan bagi hambnya yang ingin dekat denganya.

2 Syahrul Mubarak

Bulan ini penuh berkah, berdayaguna dan berhasil guna, bermanfaat secara maksimal. Detik demi detik di bulan suci ini bagaikan rangkaian berlian yang sangat berharga bagi orang beriman. Pasalnya semua perbuatan kita saat berpuasa menjadi ibadah berpahala langsung dari Allah. Amal baik sekecil apapun nilainya akan dilipatgandakan sehingga kita akan puas melakukannya. Keberkahan ramadhan oleh nabi kita secara garis besar di bagi 3, yaitu: 10 malam periode pertama penuh rahmat, 10 malam berikutnya diisi dengan ampunan, dan 10 malam terakhir diisi dengan pembebasan manusia dari siksa api neraka. Keberkahan yang Allah berikan ini akan optimal jika kita mngelola waktu pendekatan diri kepada Allah sebagaimana arahan Rasullullah saw.

3 Syahru Nuzulul Qur’an

Allah mengistimewakan Ramadhan sekaligus menyediakan target terbesar, yaitu menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Simaklah firman Allah dalam rangakaian ayat puasa. “Bulan Ramadhan adalah bulan dimana diturunkannya Al-Qur’an sebagai prtunjuk bagi manusia. Ayat tersebut menjelaskan bahwa target utama amaliyah ramadhan membentuk insane taqwa yang menjadikan kitabullah sebagaia manhajul hayal (pedoman hidup). Dapat dikatakan bahwa ramadhan tidak dapat dipisahkan dengan al-Qur’an. Rasulullah saw mendapatkan wahyu pertama pada bulan ramadhan dan setiap bulan ramadhan malaikat jibril datang sampai 2 kali untuk menguji hafalan dan pemahaman Rasulullah saw terhadap alquran. Bagi umat Muhammad, ada jaminan bahwa alquran kembali nuzul ke dalam jiwa mereka manakal program ramadhan yang benar.

4 Syahrus Shiyam

Ramadhan dari awal hingga akhir kita menegakan satu dari 5 rukun(tiang) islam yang sangat penting, yaitu shaum. Kewajiban puasa sebagaimana puasa sebagaimana kewajiaban ibadah salat 5 waktu. Maka sebulan penuh seorang muslim mengkosentrasikan diri untuk ibadah sebagaimana dia mendirikan shlat shubuh atau magrib yang memakan waktu beberapa menit saja. Puasa ramadhan dilakukan tiap hari  dari terbit fajar hingga terbenam matahari . Tidak cukup menilai dari yang membatalkanya seperti makan-minum atau berhubungan suami istri di siang hari saja , tetapi wajib membangun akhlakul karimah, meninggalkan perbuatan maksiat dan yang makruh.

5 Syahrul Qiyam

Ramadhan menggairahkan umat islam untuk menjalankan amalan orang-orang saleh seperti shalat tahajud dan membaca alquran dengan benar di shalat malamnya. Di bulan ramadhan Kitabullah mengisyaratkan bahwa untuk mendapatkan ketinggian serajatnya setiap mukmin sangat dianjurkan shalat tarawih dan witir agar di luar bulan ramadhan ia biasa mengamalkan qiyamullail.

6. Syahrus Sabr

Ramadhan melatih jiwa muslim untuk senantiasa sabar tidak mengeluh dan tahan uji. Sabar adalah kekuatan jiwa dari segala bentuk kelemahna mental, spiritual dan operasional. Orang yang bersabar akan bersama Allah sedangkan balasan orang-orang yang bersabar adalah surga. Sabar lahir bersama dengan segala bentuk kerja besar beresiko seperti dakwah dan jihad fi sabillillah . Ramadhan melatih muslim beramal islami dalam berjamaah untuk meninggikan kalimat Allah.

7 Syahrul Mussawah

Ramadhan menjadi bulan santunan manakala orang-orang beriman sadar sepenuhnya bahwa puasanya mendidik mereka untuk memiliki empati kepada fakir miskin karena merasakan lapar dan haus sebagaimana mereka rasakan. Karena itu kaum muslimin selayaknya menjadi pemurah dan dermawan . Memberi dan  berbagi harus menjadi watak yang ditanamkan. Segala amal yang berkaitan dengan ammal (harta) seperti zakat fitrah sedekah , infak, wakaf dan sebagainya, bahkan zakat harta pun sebaiknya dilakukan di bulan yang mulia ini. Memberi meskipun kecil , bernilai besar disisi Allah. Siapa yang memberi makan minum pada orang yang berpuasa meskipun hanya seteguk air, berpahala seperti orang yng berpuasa.

8 Syahrul Yuzdaadu fiihi Rizqul Mu’min

Bulan ini rezeki orang-orang beriman bertambah karena segala kemudahan dibuka seluas-luasnya. Para pedagang akan beruntung, orang yang jadi pegawai dapat kelebihan pendapatan dan sebagainya. Namun rezeki terbesar adalah hidayah Allah kemudian hikmah dan ilmu yang begitu bermanfaat di peroleh di bulan yang penuh mulia ini.